Senin, 22 Februari 2010

Silaturrahim TKJ Blok IX-X (21 Feb 2010)

Silaturrahim Ketua RW 012
Ketua RT 001, 002, 003, 004 RW 012
Pengurus Yayasan Kaffah
Pengurus DKM At Tammimah
Kepala TPA At Tammimah
Ahad 21 Februari 2010 (Bada Isya)
di Masjid At Tammimah



Kepala TPA At Tammimah


Pengurus DKM At Tammimah


Ketua Yayasan Kaffah




Ketua RW 012

KISAH (Kajian Islam Antar jamaAH)


Bpk Tatas Wihara Sukma


Bpk. H. Yuki Eko Prasetyo

Jama'ah KISAH

Program Kajian Islam Antar jamaAH Masjid At Tammimah telah dimulai sejak 7 Februari 2010 ba'da Sholat Magrib dengan narasumber Ketua DKM At Tammimah Bpk H. Yuki Eko Prasetyo dengan memberikan materi " tujuan hidup diciptakannya kita sebagai manusia di muka bumi ". Kemudian pada tanggal 21 Februari 2010 narasumber Sekretaris DKM At TAmmimah Bpk. Tatas Wihara Sukma dengan mengambil materi mengenai "Tauhid"






Senin, 15 Februari 2010

KIBLAT I (Kajian Islam Bulanan At Tammimah)




Ahad, 14 Februari 2010


Penceramah : Ust. Dani Kholis (Khoiru Ummah)


Materi : Memakmurkan Masjid


Inti Ceramah :

Memakmurkan masjid merupakan kewajiban bagi setiap mu'min yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Pertanyaannya bagaimana bila kita tidak turut memakmurkan Masjid ? Silahkan anda menjawabnya sendiri.

Di zaman Rasulullah, orang Munafiq mendirikan Masjid yang megah dengan alasan sederhana karena ingin Sholat berjamaah tetapi jarak ke Masjid cukup jauh. Untuk itu Allah memerintahkan Rasulnya untuk membakar Masjid tersebut, maka dibakarlah Masjid tersebut oleh orang Mu'min.

Salah satu tanda kiamat adalah banyak dibangunnya Masjid bahkan sangat megah, tetapi tidak ada semangat untuk memakmurkannya. Umat terlihat hanya berlomba-lomba untuk membangunnya tetapi tidak ada keinginan untuk memakmurkannya, bisa terlihat dari jama'ah Sholat Isya dan Subuh.

Kita berlindung kepada Allah dari sifat-sifat munafik, karena ternyata orang-orang munafik di zaman Rasulullah masih gemar mendirikan Masjid, bagaimana dengan kita yang tentunya tidak ingin disebut munafik?

Masjid bukan untuk satu golongan umat saja, tetapi untuk seluruh umat muslim. Kita harus saling menghormati perbedaan (termasuk khilafiyah yang ada) tetapi kita tetap mengedepankan persamaan dan persatuan umat.

Mudah-mudahan kajian singkat ini dapat memacu semangat kita bersama untuk lebih memakmurkan Masjid, amin ya robbal alamin.












Sabtu, 06 Februari 2010

Buletin At Tammimah Edisi 3/Th II/Pebruari 2010


Kegiatan Panitia Penyembelihan Hewan Qurban At-tammimah
pada Idul Qurban 1430 H.


Acara Buka Puasa Bersama & Santunan di At-Tammimah pada
bulan Ramadhan 1430 H

Dari redaksi :
Berkali-kali kita diingatkan dengan momen hijrah. Tapi ‘hidden message’ yang terkandung di baliknya sebagaimana yang tersirat dibenak ‘Umar dulu- tak kunjung kita pahami. Barangkali ada yang salah ketika memaknai tahun baru hijriyah dan momen hijrah yang inherent di dalamnya. Garis demarkasi itu belumlah jelas terlihat. Masih ada celah-celah kejahiliyahan di tengah-tengah ke-Islaman kita. Ada nila dalam manisnya susu. Hanya selebrasi yang baru bisa kita tampilkan, sementara apa yang menjadi semangat dan esensi dari pada hijrah itu sendiri tak pernah tampak; hanya “abu” yang kita perebutkan.


MEMAKNAI KEMBALI TAHUN BARU ISLAM


Barang siapa yang menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dialah orang yang beruntung”




Dalam kaidah bahasa Arab, Hijrah bermakna “pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain”. Sebutan hijrah di dalam islam kemudian dikaitkan dengan kejadian perpindahan Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah ( dulu bernama Yastrib ). Nabi Muhammad melakukan hijrah karena adanya tekanan yang sangat kuat dari kelompok yang merasa terusik dengan kehadiran Muhammad yang membawa agama baru dan memperlakukan para budak dan orang miskin secara istimewa. Saat itu posisi Islam sangat lemah dan teraniaya. Serangan paling keras terutama dilakukan oleh kaum Quraisy. Hijrah seolah menjadi titik awal sekaligus titik balik strategi Nabi Muhammad dalam membangun peradaban Islam.
Ketika berhijrah, Nabi sempat bersembunyi di gua Tsuur bersama Abu Bakar selama 3 hari karena pengejaran orang Quraisy yang ingin membunuhnya. Setelah melalui serangkaian rintangan akhirnya pada 24 September 622 M, Nabi tiba di Madinah dengan selamat dan disambut oleh kaum muslim disana. Mereka inilah yang dikenal sebagai kaum Anshor. Hal tersebut mencerminkan betapa jalinan persaudaraan dan kasih sayang antara kaum muslimin terbina kuat. Kejadian Hijrah inilah yang kemudian diabadikan khalifah Umar sebagai awal dimulainya tahun Hijriyah.
Kedatangan Nabi Muhammad SAW membawa perubahan bagi Madinah yang dipenuhi tindakan kekerasan, kesenjangan sosial dan pelanggaran hak asasi manusia. Nabi meletakan persaudaraan dan perdamaian. Tidak hanya kaum Muhajirin dengan Anshar, tetapi juga antara umat Islam dengan Yahudi.
Perjanjian antara kaum muslimin dan Yahudi menciptakan kedamaian beragama. Pokok perjanjian tersebut adalah :
*Bahwa kaum Yahudi hidup damai bersama kaum Muslimin dan kedua belah pihak bebas menjalankan agamanya masing-masing.
*Kaum muslimin dan Yahudi wajib memikul tanggung jawab belanja masing-masing.
*Kaum Yahudi dan Muslimin wajib saling tolong menolong.
*Barang siapa yang tinggal di dalam atau di luar kota Madinah wajib dilindungi.
( Said Romdhan al-Buthi, Fiqih Al-Sirah, hal 204~205 )

Dengan demikian, perjanjian tersebut memberikan tiga prinsip dasar yang sangat berharga. Pertama, Melindungi kebebasan dalam menjalankan agama secara penuh dari masing-masing umat beragama. Kedua, saling tolong-menolong sesama penduduk Madinah, baik muslim atau Yahudi. Ketiga, Kesamaan hak dalam hukum, tanpa membedakan suku, dan agama. Sudah barang tentu perjanjian tersebut memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Madinah yang sebelumnya tidak aman dari praktik yang semena-mena yang acap kali terjadi.
Oleh sebab itulah hijrah Nabi Muhammad ke Madinah memainkan peranan penting dan menjadi modal awal membangun peradaban islam. Ini mungkin maksud Allah dalam QS 9 : 20 . Kemenangan merupakan simbol keunggulan dan juga sebagai lawan dari kondisi keterbelakangan. Tidak heran jika peristiwa sejarah tersebut diabadikan oleh al-Qur’an.” Dan ingatlah ketika orang-orang kafir Quraisy memikirkan daya dan upayanya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu” ( QS 08:30 ).
Untuk saat ini kontek hijrah tidak hanya bermakna keluar dari suatu tempat ke tempat yang lain, melainkan juga berpindah dari kondisi buruk menuju kondisi yang lebih baik. Gambaran tersebut dapat dipetik dari usaha Nabi yang berusaha keluar dari kondisi keterancaman di Makkah menuju Madinah dengan tujuan untuk membangun peradaban Islam yang lebih baik. Untuk menangkap spirit hijrah lebih jauh rumusan sederhana dalam kata hijrah terkandung arti berpindah “ dari “ dan berpindah “ menuju “. Jika rumusan global tersebut betul-betul dihayati tiap muslim untuk selanjutnya secara konsisten diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan, mungkin nasib umat ini secara umum akan lebih baik dari sekarang, karena dalam dirinya terdapat potensi raksasa yang luar biasa bila digali dan di kelola dengan sungguh-sungguh akan mengantarkan kepada kehidupan kita yang jauh lebih baik, lurus dan cerah.
Ketidaksadaran akan potensi dirinya akan berdampak
kepada pengkerdilan potensi itu sendiri, sehingga kita sering tidak berdaya dalam menghadapi persoalan hidup. Bentuk ketidaksadaran akan potensi diri ini bisa bersifat individu atau kolektif.




Dalam tataran individu hal itu akan membuat individu yang bersangkutan mengalami kelumpuhan berfikir, kelumpuhan nurani dan kelumpuhan beraksi yang akhirnya menimbulkan sifat malas. Selanjutnya akan dapat menimbulkan pola pikir yang “ seandainya, jikalau, umpama”. Sedangkan dalam skala kolektif akan menimbulkan kelumpuhan satu bangsa, satu generasi atau satu umat, sehingga akan melahirkan generasi yang mandul, umat yang rapuh dan bangsa yang stagnan.
Dalam kenyataan Islam kini, ancaman itu berbentuk kemiskinan, kebodohan dan intoleran, baik sesama umat Islam maupun sesama umat beragama lainnya. Ancaman ini juga datang dari kondisi bangsa yang mengumbar kekerasan dan ketidakadilan pemimpin ( korupsi, kolusi dan nepotisme ) Disinilah letak hijrah dengan memerangi dan menghilangkan segala faktor yang melahirkan kemiskinan, kekerasan dan intoleransi yang menganiaya kita saat ini.
Keluar dari keterancaman tidaklah mudah, ia membutuhkan perjuangan kuat ( jihad ) Itulah alasan mengapa dalam setiap ayat kata “hijrah” selalu dibarengi kata “ jihad” atau perjuangan.

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
( QS 9 : 20 ).

Sepantasnya Disemarakan

Karena itulah sudah sepantasnya Tahun Baru Hijriyah tidak kita lupakan ditengah kondisi bangsa dan dunia yang dipenuhi amarah dan kedengkian kelompok. Menyemarakan Tahun Baru Hijriyah dengan niatan agar kandungan makna yang tergenang didalamnya dapat di tuangkan dalam kehidupan sehari-hari yang gersang oleh nilai toleransi, saling menghormati dan keadilan. Seyogyanya ia disambut dengan kerlap-kerlip lampu yang indah, renungan jauh hari sebelumnya atau lomba yang penuh semarak sebagai mana semarak menyambut tahun baru masehi tanpa mengurangi esensinya. Tentu saja ensensinya agar pesan-pesan didalamnya menghiasi kehidupan kita. Merenungkan hijriyah sembari menyemai semangat berhijrah Nabi dengan tidak mengulangi perbuatan buruk tahun lalu. Persis seperti pernyataan Nabi Muhammad SAW “ Barangsiapa yang menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dialah orang yang beruntung....... Faidza azamta fatawakal alallah…………./ t

SEKILAS KEGIATAN DI AT-TAMMIMAH


Di tahun baru 1431 H ini DKM At-Tammimah akan menambah kegiatan untuk memakmurkan masjid seperti yang sudah direncanakan pada tahun sebelumnya :

1. Kajian Islam BuLanan At-Tammimah ( KIBLAT )
Kegiatan ini berupa ceramah umum yang disampaikan oleh para ustadz yang disiapkan oleh DKM At-Tammimah. Kegiatan ini pun bersifat terbuka bagi umum ( Ibu-Ibu, Bapak-Bapak ataupun kaum remaja ). Dilaksanakan hari minggu, setiap minggu ke 2, dimulai ba’da shalat magrib berjamaah.

2. Kajian ISlam Antar jamaaH ( KISAH )
Acara ini merupakan salah satu sarana menjalin informasi antar jamaah disamping untuk mencari bibit baru untuk pengisian kultum khususnya di At-Tammimah. Kegiatan ini bersifat “ Dari Kita Untuk Kita”, sehingga penyampaian materi berasal dari para jamaah dan pengurus DKM. Dalam hal ini DKM memberikan kesempatan kepada para jamaah yang ingin menyampaikan materinya.



Buletin At-tammimah edisi 3/thII/Pebruari ’10. Alamat redaksi : DKM At-Tammimah blok IX & X TKJ. Dewan redaksi : Andi F, Iing A. Tatas W. Redaksi menerima materi/tulisan ( soft /hard copy ) dari para jamah yang telah di edit/tulis dengan rapi. Buletin ini dapat di akses melalui :http://www.attammimah.blogspot.com

Selasa, 26 Januari 2010

Daftar Nama Pondok Pesantren

DKI Jakarta
AL MUTA'ALLIMIN Jl. Kemandoran Pluis, Palmerah Barat, Jakarta Selatan 12210 Telp. (021) 5480732, 5493426 Kontak: Ust. Muhammad Faishol Lc.,
MA. AL-KIFAHI AL-TSAQAFY Jl. Sawo Kecik - Jl.Ros Timur V Rt. 005/05 No.27 Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet Jakarta Selatan Telp. (021) 8281238 Kontak: Habib Umar Bin Abdurrahman Assegaf
DARUNNAJAH Jl.Ulujami Raya No.86 Pesanggrahan Jakarta Selatan Kontak: Drs. Kh. Mahrus Amin, Kh. Abdul Manaf Mukhayar

Jawa Barat
AL-HAMIDIYA Jl.Raya Sawangan Depok Kontak: KH.Drs. Zainuddin Ali
AL-IDRISIYYAH Jl. Raya Ciawi Km. 8, No. 79 Pagendingan Tasikmalaya 46153 Email: pesantren@al-idrisiyyah.com Telp. (0265) 421077
AL-IKHLASH Ciawilor Kuningan 45991 Email: alihlas@plasa.com Telp. (0232) 878462 Kontak: Drs. M. Tata Taufik M.Ag
AL-ISHLAH Bobos Sumber Cirebon Telp. (0231) 342574-342575
AL-MASTHURIYAH Jl. Raya Tipar Cisaat Po.Box 33 Sukabumi 43101 Telp. (0266) 225888 Kontak: KH. E Fachrudin Masthuro AL-MIZAN Jn. Raya Timur No. 456 Ciborelang Jatiwangi Majalengka 45454 Telp. (0233) 881661 Kontak: KH. Maman Imanulhaq Faqieh atau Mas Zaenal Muhyidn
AL-MUSYAHADAH Jl. Raya Cilember no. 27 Blk. 283 Kec. Cimahi Kota Cimahi 40522 Telp. (022) 6645350
AL-QURAT Jl. Raya Sukabumi-Cianjur Km.10, Sukaraja, PO Box. 87 Sukabumi Telp. (0266) 260260, 260270, 260199 Kontak: Ust. Sirajudin
ASSALAFIE JL. Gondang manis No.52 Babakan Ciwaringin Cirebon Telp. (0231) 342176 Kontak: KH. Syaerozie (Alm)
DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH Jl Ciledug 284/36 Garut 44181
DARUL HIDAYAH Jl. Tujuh Belas Agustus II no.19 Gatot Subroto Bandung 40273 Email: darulhidayah@myquran.com Telp. (022) 7318966 Fax: (022) 7310863 Kontak: KH.RA.Memed DARUL ULUM LIDO (MODERN) Jl. Mayjen HR.Edi Sukma Km.22 Muara Ciburuy Cijeruk Bogor 16740 Email: dulido@indo.net.id Telp. (0251) 221304 Fax: (0251) 221305 Kontak: Drs. KH. Ahmad Dimyati
MANHAJUTH THULAB Jl. Manisi Cibiru Bandung Telp. (022) 7815808 Kontak: KH Iping Zainal Abidin
MUALLIMIN-MUALLIMAT Jl. Wijayakusuma no. 59 Babakan - Ciwaringin - Cirebon Email: mualimin_mualimat@yahoo.com Telp. (0231) 342108 Kontak: KH. Amin Halim (Alm), KH. Zamzami Amin, KH. Marzuqi Ahal
NURUL HIDAYAH Desa Banyuurip RT 02/ RW I Kecamatan Margorejo Pati Kontak: Imam Zarkasi
PEMBANGUNAN SUMUR Jl. Cililin Utara Gg. Pesantren Sumur Bandung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Telp. (022) 6940605, 6940030 Kontak: K.H. A. Supardan, Drs. Ust. Pupung Furqon, K.H. Drs. Mansyur Ma'mun
PERGURUAN ISLAM DARUL HIKMAH (YAPIDH) Jl. Komsen-Kranggan Km. 3, Gg. H. Awi, Pedurenan, Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi, 17425 Email: yapidh@eramuslim.com Telp. (021) 82410887 Fax: (021) 82410906 Kontak: KH. Dr. Ahzami Sami'un Jazuli,
MA. SUKAHIDENG Desa Sukarapih, Kec Sukarame (dulu wilayah Singaparna) Tasikmalaya 46461 Telp. (0265) 546328 Kontak: KH. Shihabudin Muhsin

Banten
AL-BAYAN Cigalempong, Nameng, Rangkasbitung, Lebak Banten Email: al-bayan@al-islam.com Telp. (0252) 208169
AL-MU'AWANAH Jl Alun-alun Timur Kecamatan Menes Pandeglang Banten Email: alannabi@hotpop.com Telp. (0253) 51167 Kontak: KH Ma'ani Rusydi
ASHOULATIYAH NAHDLATUL WATHAN Jl. Prof. DR. HAMKA RT 01/01 No. 57 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan Kota Tangerang Banten Telp. (021) 73447429 Kontak: Ust. Muhammad Thamrin Ardani,
QH DAAR EL-QOLAM Gintung, Balaraja, Tangerang Banten Email: el-qolam@astaga.com Telp. (021) 5952236
DARUS SALAM Poris Jaya - Batu Ceper - Tangerang Banten Telp. (021) 5401743 Kontak: Ust H Mas'ud
MATHLA'UL ANWAR LINAHDLATIL ULAMA (MALNU) Jl Alun-alun Timur Kecamatan Menes Pandeglang Banten Email: alannabi@hotpop.com Telp. (0253) 51167 Kontak: KH Ma'ani Rusydi
TAHFIZUL QUR'AN Kecamatan Kebon Jeruk Pandeglang Banten Email: alannabi@hotpop.com Telp. (0253) 51167 Kontak: KH Ma'ani Rusydi TURUS Jl. Raya Rangkasbitung, Km 2,5 Pandeglang, Banten Banten Email: ponpes_turus@yahoo.com Telp. (0253) 203804; 203805; 203805 Kontak: KH. Tb. Moch. Hasjim, H. Tb. Dadang Dahlani Idrus (Pembina Santri)

Jawa Tengah
AL-ANWAR Karang Mangu - Sarang - Rembang 59274 Telp. (0356) 411-321 Kontak: KH. Maimoen Zubair AL-MUSYAFFA' Kampir Sudipayung Ngampel Kendal Telp. (0294) 384512 Kontak: KH. Muhlis Musyafa' DARUTTAUHID AL-'ALAWIYYAH Jl. Pasar Rahayu no.66A Potroyudan Jepara 59412 Email: abulubab@telkom.net Telp. (0291) 591286 Kontak: KH. Ahmad Roziqin FUTUHIYYAH Mranggen Demak Telp. (024) 6710042 - 6711043 Kontak: KH. Muhammad Hanif Muslih ITTIKHADUTH THOLIBIN Jl. Loram Kulon 602 Kudus Kontak: KH. Hamzah asnawi KULON BANON Kajen-Margoyoso-Pati 59154 Email: kulonbanon@yahoo.com Telp. (0295) 453216, 0813-25764625 Kontak: KH. M.Muzammil Thohir atau M.Faishol Mz MA'HADUL ULUMIS SYAR'IYAH Sarang Rembang Kontak: KH. Agus Sa'id Abd. Rohim Ahmad MASLAKUL HUDA Kajen, Margoyoso, Pati Telp. (0295) 452333 Kontak: Dr. KH. Sahal Mahfudz PERMATA (PESANTREN MAJLIS TA'LIM AL-HIKMAH) Kajen Rt.05 Rw. 1. Kec. Margoyoso Kab. Pati Email: pondok_permata@yahoo.com Telp. (0295) 452573 Kontak: KH. Moh. Ma'mun Muzayyin, Ust. Moh. Mujiburrahman PPTQA AL'ASY'ARIYYAH Kalibeber, Mojotengah Wonosobo 57136 Telp. (0286) 322048 Kontak: KH. Muntaha Alh RAUDLATUT TALIBIN Jl. Mulyo No.4 Rembang Telp. (029) 5691483 Kontak: KH. Mustofa Bisri ROUDLOTUT THOLIBIEN Jetis Gentan Susukan Semarang Telp. (0298) 615136 Kontak: KH. Muh. Mubarok Toha SALAFIAH AL-MUNAWIR Jl. Al-Munawir, Sendangguwo Semarang Kontak: Drs. K.H. A. Baidlowi Abdush Shomat SALAFIYAH Jl. Kauman no. 5 Pemalang Telp. (0284) 21555 Kontak: KH. Sya'ban Zuhdi SUBULUSSALAM Jl Setyabudi, Ngesrep Barat Semarang Kontak: KH. Mauzun Damuri TASWIQUTHTHULLAB SALAFIAH Jl. Langgar Dalem, Kudus Kontak: KH. Ma'mun (alm)

Jawa Timur
AL AZIZIYAH Denanyar Jombang Kontak: KH A Aziz Masyhuri AL FADOLI Jl. Mertojoyo Bloks S/9 Merjosari Lowokwaru Malang 65114 email: ali_syaifuddin@yahoo.com Telp. (0341) 585523 Kontak: KH. M.Rofi' Mahmud AL-AMIEN Prenduan Pragaan Sumenep Kontak: KH Tijani Jauhari AL-FALAH Ploso Kediri Kontak: KH Zainuddin Jazuli AL-FATTAH Jl. KH Ahmad Siddiq No. 200 Jember Telp. (0331) 488490 Kontak: Gus Arif Rusydi Huda AL-FITROH Kedinding Lor Timur Surabaya Telp. (031) 5943593 Kontak: KH Asrori Al-Ishaqi AL-HIKAM (MAHASISWA) Jl. Cengger Ayam 25 Malang 65141 website: http://www.al-hikam.org Telp. (0341) 475387 Fax: (0341) 475387 Kontak: KH A Hasyim Muzadi AL-HIKMAH Sawahan Mojosari Mojokerto Kontak: KH Ali Mas’adi AL-HIKMAH Jl. Raya Purwoasri Kediri Kontak: KH Zaimuddin Badrus AL-ISLAH Bungah Gresik Kontak: H. Bahruddin AL-ISLAHIYAH (PUTRI) Jl. Kramat 46 Singosari Malang Kontak: Ny. Hasbiyah AL-ISLAMIYAH Jl. Veteran 93 Bugul Lor Pasuruan Kontak: Ny. Umi Hanik AL-KARIMI Tebuwung Dukun Gresik Kontak: KHA Zaini Rosyid AL-MUNAWAROH (PUTRI) Jl. KH Abd. Hamid IX/49 Gadingrejo Pasuruan Telp. (0343) 424575 Kontak: Ny. Uswatun Hasanah AL-MUNAWWARIYAH (PUTRA-PUTRI) Jl. Raya Sudimoro Bululawang Malang Kontak: KH Maftuh Said AL-QODIRI Jl. Manggar Patrang Jember Kontak: KH A. Muzakki Syah AL-QODIRY Sentol Pademawu Pamekasan Telp. (0324) 324106 Kontak: Drs. KH. Jalaluddin AL-QUR’ANIYAH Jl. Tumapel Singosari Malang Kontak: K Abdul Kholiq AL-USYMUNI Terate Pandian Sumenep Kontak: KH Abdulah Kholil AMANATUL UMMAH Siwalankerto Utara II/7 Surabaya Telp. (031) 8435537 Kontak: KH Asep Saifuddin ANIESAH (PUTRI) Jl. Imam Bonjol no 178 Jember email: avi_vi@yahoo.com Telp. (0331) 483803, 0812 356 9092 Kontak: Dr. Ir. H. Sholeh Avivi, MSi AN-NUQAYAH Guluk-guluk Sumenep Kontak: KH Warits Ilyas AN-NUR (MAHASISWA) Wonocolo Gang Mudin No. 10 Surabaya Telp. (031) 8433288 Kontak: Dr. Imam Ghazali S. AN-NUR I Jl. Diponegoro No. 243 Bululawang Malang Kontak: Drs. H. Ali Muhtadi AN-NUR II Jl. Raya Bululawang Malang Kontak: KH Badruddin AN-NUR III Jl. Diponegoro Bululawang Malang Kontak: K. A. Qusyairi AN-NURIYAH Kaliwining Rambipuji Jember Kontak: M Nur Sholeh AQIDAH USYMUNI Terate Pandian Sumenep Kontak: Ny. Hj Aqidah Usymuni AS SUNNIYYAH Kencong Jember Telp. (0336) 321359 Fax: (0336) 322279 ASH-SHOMADIYAH Jl. KH Agus Salim 44 Tuban ASRAMA PERGURUAN ISLAM SALAFIYAH Gondang Gandusari Blitar Kontak: KH Imam Suhrowardi AT-TAUHID Jl. Sidoresmo Dalam No. 37 Surabaya Telp. (031) 8410289 Kontak: KH. Mas Mansur BAHRUL ULUM Jl. KH A Wahab Hasbulah Tambak Beras Jombang Telp. (0321) 862024 Kontak: H. Fadlulah Malik BAHRUL ULUM Tambak Beras Jombang BIDAYATUL HIDAYAH Mojogeneng Jatirejo Mojokerto Telp. (0321) 491377 Kontak: H. Fathoni Dimyati Lc BUSTANUL MAKMUR Kebunrejo Genteng Banyuwangi email: PP_Kebunrejo@telkom.net Telp. (0333) 845743 Fax: 0333-848551 Kontak: KH.Drs. Saifuddin Zuhri BUSTANUL ULUM Mlokorejo Puger Jember Kontak: KH Syamsul Arifien Abdulah BUSTANUL ULUM II Krajan Yosowilangun Lumajang Kontak: KH Afan Malik DARUL ARQAM Wonocolo Pabrik Kulit II/42 Surabaya Kontak: KH Abdul Fattah DARUL HADIST Jl. Aris Munandar 8 AB, Malang DARUL HIKAM Joresan Mlarak Ponorogo Kontak: KH Nuril Hamdi, KH Jiryan Hasbulah DARUL HIKMAH Jl. Kebonsari Tengah No. 64 Surabaya Telp. (031) 8289277 Kontak: Prof. Syekhul Hadi P. DARUL IHSAN (PUTRI) Petok, Kediri Kontak: Ibu Nyai Durin Maknun DARUL ISTIQOMAH Ds.Kamulan, Kec.Durenan, Kab. Trenggalek Kontak: KH. Khatib, KH. Lahuri DARUL KAROMAH Jl. Kramat 5-A Singosari Malang Kontak: K Abdul Karim DARUL KAROMAH GUNUNG JATI Jl. Kramat Kec. Kraton Pasuruan email: gunung-jati@plasa.com Telp. (0343) 420263 Kontak: KH. Munif Abdul Karim DARUL LUGHOH WAL KAROMAH Jl. Mayjen Panjaitan 12 Kraksaan Probolinggo Telp. (0335) 841740 Kontak: KH Aliwafa Baidhowi DARUL QURAN Watugede Singosari Malang Kontak: KH Mustain DARUL ULUM Jl.Rejoso 1 Peterongan Jombang Kontak: KH Wahab Hazbulah DARUS SALAM Ds Sawahan Mojosari Gg 6 Mojokerto Kontak: KH Sa'id Munajad DARUS SHOLAH Jl. Moh Yamin Tegal Besar Jember Kontak: KH Yusuf Muhammad DARUSSALAM Dsn Gempol Ds Gedangan Kec. Sukodadi Kabupaten Lamongan DARUSSALAM Blokagung Pobox 201 Jajag Gambiran Banyuwangi 68485 Kontak: KH.Hisyam Syafaat DARUSSALAMAH Sumbersari, Kencong, Pare, Kediri Kontak: Gus Nuri DARUT TAUHID AL-ALAWI Sendang Senori Tuban 62365 email: ppm_dt@plasa.com Telp. (0365) 531992 Kontak: KH Nashiruddin HASBUNALLAH Jl. Tegal Rejo Gg. Pondok No. 9 Ketindan lawang 65214 Telp. (0341) 422220 Kontak: KH.Drs. Sjaichul Ghulam, MM HIDAYATUL HIKMAH Sawahan Mojosari Mojokerto Telp. (0321) 591825 Kontak: KH. Abdurrohman HIDAYATUL MUBTADIEN SUNAN GIRI Jl. Brantas No.56 Tugurante-Ngunut Tulung Agung Telp. (0355) 395197 Kontak: KH. Badrul Huda Ali HIDAYATUT THULAB Ds.Kamulan, Kec.Durenan, Kab. Trenggalek Telp. (0355) 879870 Kontak: KH. Masrukhin Mahmud, K. Thoha Munawar HUDATUL MUNA (PUTRI) Jl. Yos Sudarso 2 B Ponorogo email: p3hmjenes@telkom.net Telp. (0352) 487217 Kontak: KH.Muhammad Muslih Albaroni IBNU KHOLIL Jl. KH Kholil 34 Bangkalan Telp. (031) 3095791 Kontak: KH Imam Bukhori IHYAUL ULUM Jl. Timur Pasar Dukun No. 104 Gresik Telp. (031) 3999631 Kontak: KH Mahfudz Maksum IHYA'UL ULUM Jl. Timur Pasar Dukun, Dukunanyar Dukun Gresik Telp. (031) 3949638 Fax: (031) 3949638 Kontak: KH. Drs. Afif Ma'shum, KH. Robbach Ma'shum, KH Mahfudz Ma'shum ILMU AL QURAN (PIQ) Jl. Raya 107/123 Singosari MAlang 65153 Telp. (0341) 458340, 458008 Kontak: KHM. Basori Alwi ISLAM AL-HAQIQI AL FALAHI JOYONEGORO Jl. Sidosermo Dalam III/3 Sidosermo Wonocolo Surabaya Telp. (031) 8412160 Kontak: KH. Mas Luqman Hakim Abd. Qodir LANGITAN Langitan Widang Tuban Kontak: KH Abdulah Faqih LEMBAGA PEMBINA JIWA TAQWALLAH MIFTAHUL HUDA Jl. Gading Pesantren 38, Malang 65115 email: alhuda@ekilat.com Telp. (0341) 582174 Kontak: K.H. Baidlowi Muslikh LIRBOYO Lirboyo Kediri/PO Box 162 Kediri MAFTAHUL ULUM Jl. KH Imam Bukhori 31 Jatinom Kanigoro Blitar Kontak: KH Abd. Hafidz Dhofir MAMBAUL HIKAM Slemanan Udanawu Blitar Kontak: KH Zubaidi A. Ghofur MAMBAUL MAARIF Jl. Imam Bonjol No. 21 Denanyar Jombang Telp. (0321) 861696, 872795 Kontak: KH. A. Hafidz Ahmad MAMBAUL ULUM Awang-awang Mojosari Mojokerto Kontak: KH Moh Mansur H. MASYITHOH Ngoro RT 7 RW 11 Mojokerto Telp. (0321) 619125 Kontak: KH. Abd Wahid Rozaq MATHALI’UL ANWAR Jl. Kartini Pangarangan Sumenep Kontak: KH Said Abdulah MATHLABUL ULUM Jambu Lenteng Sumenep Kontak: KH Taufikurrahman MATHOLIUL ANWAR Simo Karanggeneng Lamongan 62254 email: khotib@hotmail.com Telp. (0322) 390523 Kontak: KH. Mahsuli Efendi MIFTACHUSSUNNAH (PUTRA-PUTRI) Jalan Kedung Tarukan 100 Surabaya email: m-akhyar@sby.centrin.net.id Telp. (031) 5942273 Fax: (031) 5944539 Kontak: Miftachul Akhyar MIFTAHUL FALAH Jl. Bungkuk 49 Singosari Malang Kontak: Drs. A. Hilmi Nahrowi NASYRUL ULUM Modangan Nglegok Blitar Kontak: KH A Zainuddin NGALAH Jl. Pesantren Ngalah no. 16 Purwosari PO Box 04 Pasuruan 67162 Telp. (0343) 611250 Kontak: KH. M. Soleh Bahruddin NURUL ‘ULUM Jl. Satsuit Tubun 17 Kebonsari, Malang 65149 Telp. (0341) 8010905 Kontak: K.H. Ahmad Suyuti Dahlan NURUL HAROMAIN (PUTRA) Pujon, Malang Kontak: KH Ihya Ulumuddin NURUL HUDA Jl. Kramat 42 Singosari Malang Kontak: KH Abd. Mannan NURUL HUDA Jl. Kolonel Sugiono IIIB/103, Malang Telp. (0341) 369187 Kontak: K.H. Masduqi Mahfudz NURUL HUDA Jl. KH Usman No. 12 Mojokerto Kontak: A. Zainuddin M NURUL ISLAM Karang Cempaka Bluto Sumenep Kontak: KH Ramdan Siradj NURUL JADID PO Box 1 Paiton/Karanganyar Paiton Probolinggo Telp. (0335) 772976 Fax: 771406 Kontak: H. Abd. Hamid Wahid NURUL UMMAH (MA'RIFAT) Jemur Wonosari Gg. Lebar no.138 Surabaya Telp. (031) 8418543 Kontak: Gus Abdul Hayyi PIQ SINGOSARI Jl. Raya 107 Singosari Malang Kontak: KH Bashori Alwi PPAI DARUN NAJAH Jln. Pesantren no. 51 Ngijo Karangploso Malang 65152 Email: ppai_darunnajah@hotmail.com Telp. (0341) 461657, 464095 Kontak: KH. Achmad Muchtar Ghazali QOMARUDDIN Sampuran Bungah Gresik Kontak: M Muslih Tohir QOMARUL HIDAYAH Jl. Raya Trenggalek-Ponorogo 7km. Gondang Tugu Trenggalek 66352 Telp. (0355) 792631 Kontak: KH. Cholil Madjid, MA RAHMATAN LIL'ALAMIN Jl. Raya Bogorejo No.15 Bancar - Tuban 62354 Telp. (0356) 411719 Kontak: KH. Ahmad Rifa'i RAUDLATUL ULUM Dsn Tuwiri Ds Seduri Jl Hamengkubuwono Mojokerto Kontak: DR KH Ahmad Dimyati Rosyid RIYADHUS SHOLIHIN Jl. Melati V/10 Jember Kontak: HA Hamid Hasbulah ROUDHOTUT THOLIBIN Jl. KH Fahdol 970 Probolinggo Kontak: Abdulah Tsabut ROUDLOTUL MUTA'ALLIMIN AL-AZIZIYAH I Jl. Raya Sebaneh Kel. Bancaran Bangkalan Kontak: KH. Abdul Azis Thobroni SABILUR ROSYAD Gasek Pesantren, Karang Besuki Malang Telp. (0341) 564446 Kontak: Ust. H. Drs Marzuki SALAFIYAH Jl. KH Agus Salim V/27 Bandar Kidul Kediri SALAFIYAH JL.K.H. Abd. Khamid VIII Pasuruan Kontak: K.H. Idris Hamid SALAFIYAH NIDZOMIYAH Made Pacet Mojokerto Kontak: KHA Yunus Roihan SALAFIYAH SAFI’IYAH (PUTRA-PUTRI) Sukorejo Asembagus Situbondo Email: info@salafiyah.com Telp. (338) 452666, 452671 Fax: (338) 452707 Kontak: KHR Fawaid As’ad SALAFIYAH SYAFI’IYAH (PUTRI) Seblak Kwaron Diwek Jombang Kontak: KH Umar Faruq NA SALAFIYAH SYAFI'IYAH NURUL HUDA Jl. Kol. Sugiono 3B/103 Mergosono, Malang 65134 Email: ppssnh@telkom.net Telp. (0341) 369187 Fax: (0341) 364811 Kontak: KH Achmad Masduqi Machfudh SHIROTUL FUQOHA’ Jl. Basuki Rahmat, Sepanjang, Gondanglegi, Malang Telp. (0341) 879574 Kontak: K.H. Mohammad Dahlan SHIROTUL FUQOHA’ I Jl. Proyek, Ngembul, Kalipare, Malang Telp. (0341) 311804 Kontak: K.H. Nur Shodiq Achrom SIDOGIRI Sidogiri Kraton Pasuruan PO Box 22 Pasuruan 67101 Email: pusat@sidogiri.com Telp. (0343) 426638, 420444 Fax: (0343) 428751 Kontak: KH. Abdul ‘Alim bin Abdul Djalil SUMBER BUNGA Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan - Situbondo Kontak: KH. Ach. Sofyan Miftahul Arifin SUNAN DRAJAT Banjarwati Paciran Lamongan Kontak: KH Abdul Ghofur SUNNIYAH SALAFIYAH JL.K.H. Wachid hasyim VII/25 Pasuruan Kontak: Habib Taufiq Assegaf SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL I Jl. KH Kholil I/6 Bangkalan Telp. (031) 3095509 Kontak: KHS Abdulah Schal SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL I Jl. KH Kholil 34 Bangkalan Telp. (031) 3095791 Kontak: KHM Cholil AG TANFIRUL GHOYYI Jl. Sunan Giri 1 Groyok Sukorejo Lamongan TARBIYATUN NASYI’IN Paculgowang Jatirejo Diwek Jombang Telp. (0321) 866465 Kontak: Ujur Zainuddin TARBIYATUT THOLABAH Jl. KH Musthofa Kranji Paciran Lamongan 62264 Email: pptabah@plasa.com Telp. (0322) 661604 Kontak: KH Baqir Adelan TEBUIRENG Tebuireng Jombang Email: tebuireng@telkom.net Kontak: KH. A. Mustain Syafi ULIL ALBAB Jl. Panggunglombok Candipuro Lumajang Kontak: KH Abdul 'Aziez Marwi ULIL ALBAB Brumbungan Lor - Gending Probolinggo 67282 Kontak: KH.M. Ramly Syahir, Lc, MSi. WALISONGO Panji Situbondo Kontak: KHR Kholil As’ad YANBU'UL QUR'AN Kelurahan 24 Kudus Telp. (0291) 431610 Kontak: KH. Ulin Nuha Arwani YPP NURUL ISLAM Jl. Pattimura No. 19 Bugul Kidul Pasuruan Telp. (0343) 427267 Kontak: KH Zakky Ubaid ZAINUL HASAN Genggong Pajarakan Probolinggo Kontak: KH Mutawakkil Alalah

Kamis, 16 Juli 2009

Buletin Edisi 2 /Th I/Agustus 2009














Foto-foto sebelum renovasi gudang Masjid At Tammimah


Salam dari redaksi

Jika kita dalam hidup tidak memberi dan tidak berkorban untuk orang lain, maka tidak ada keuntungan apapun dari jerih payah kehidupan ini. Hidup sejati adalah ajang perlombaan adu banyak memberi dan adu banyak berkorban, siapa yang paling banyak memberi dan berkorban maka dialah yang paling banyak untungnya.
Mari mencari uang agar bias memberi uang,mari berusaha mencari ilmu agar bisa memberi ilmu. Kalau kita tidak punya apa-apa yang akan kita beri kita masih bisa memberi budi pekerti yang baik dengan berperilaku senyum dan ramah tamah pada siapa saja. …………….

REZEKI, mata uji madrasah kehidupan

Rezeki dalam kehidupan manusia persis ibarat air hujan terhadap tanaman. Ketika curah hujan cukup, tanaman pun kian menghijau, berbunga dan akhirnya menghasilkan buah. Bedanya dengan tanaman, manusia mestinya tak perlu layu ketika rezeki tak kunjung turun.
Namun sifat manusia selalu tergesa-gesa. Kala rezeki tak menetes dari langit, tak sedikit orang berfikiran pendek. Frustasi, memilih layu dan gugur tanpa arti. Media massa pernah mengabarkan seorang ibu dengan menggendong balita menceburkan diri ke air danau berkedalaman puluhan meter. Media juga mencatat seorang ibu membakar dirinya karena bingung tak lagi punya uang untuk makan. Ia hangus terbakar bersama dua balitanya yang sedang sakit.
Rasa lapar kadang membuat manusia kehilangan akal sehat dan martabat. Media pernah memberitakan seorang suami tega”menyewakan” istrinya ke lelaki lain lantaran tak punya uang untuk mengontrak.
Sedihnya sebagian besar mereka muslim. Entah apakah mereka pernah sempat mendengar di tempat pengajian bahwa urusan rezeki sangat berkaitan dengan keimanan seseorang. Rezeki selain sebagai anugrah, juga sarana ujian : seberapa tinggi mutu keimanan seorang hamba Allah ketika ia mendapat takaran rezekinya berlebih. Memang tidak semua sisi yang berhubungan dengan rezeki menjadi urusan pribadi. Makmur tidaknya seorang anak manusia, boleh jadi sangat berkaitan dengan kebijakan pemerintahnya, penyediaan lapangan kerja, pemberian subsidi buat bahan pokok, kemudahan pinjaman modal adalah diantara bentuk kebijakan yang sangat berpengaruh pada kemakmuran warga sebuah bangsa.
Namun, ketika kenyataan tidak seperti yang di inginkan semua kembali pada kekuatan pribadi masing-masing.
Dan salah satu kunci kekuatan adalah benteng keimanan. Inilah yang akhirnya sangat menentukan apakah seorang hamba Allah bisa tahan dengan problem rezeki. Ada beberapa lubang kesalah pahaman soal rezeki yang kerap kali menjebloskan seseorang kedalam kubangan kehinaan. Lubang ini
akan terus berubah bergantung pada siapa yang akan menjadi target. Pertama, anggaplah bahwa rezeki sebagai kunci segala masalah. Inilah yang akhirnya menjadikan seseorang mengalami pergeseran tujuan hidup. Karena rezeki jadi sumber solusi, rezekipun menjadi tujuan, bukan lagi sekedar sarana yang boleh ada boleh tidak. Orang yang terjeblos pada anggapan ini akan menghalalkan segala cara. Apapun ia tempuh asal dapat banyak rezeki. Dan jika rezeki luput ia akan putus asa. Baginya kehidupan tak lagi punya arti tanpa rezeki. Padahal Allah telah berfirman :

“(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri ( Al-Hadiid : 23 )

Dalam cakupan yang lebih besar, pengalaman membuktikan bahwa kejatuhan seorang muslim termasuk para dai dan ulama karena terjeblos pada lubang jenis ini. Merekapun dipermainkan kepentingan materi.
Kedua anggaplah, bahwa rezeki berbanding lurus dengan tingkat ketaqwaan seseorang kepada Allah swt. Anggapan ini yang diantaranya menjadi sebab tergelincirnya hamba-hamba Allah dari keikhlasan, bahkan mungkin bisa berubah menjadi kufur. Tidak semua bentuk kasih sayang Allah swt terlimpah langsung di kehidupan dunia. Boleh jadi pengecilan takaran rezeki buat seseorang adalah diantara bentuk kasih sayang Allah terhadap orang itu. Karena tidak tertutup kemungkinan orang justru jadi tidak lagi taat ketika rezekinya berlimpah.
Hal inilah yang dialami salah satu pengikut sekaligus keluarga dekat Nabi Musa a.s yaitu Qarun. Ketika pintu rezekinya terbuka lebar, justru ia malah berubah menjadi kufur seperti diceritakan dalam Al-Qur’an pada surah Al-Qashash 76 :


“Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa ( anak paman Nabi Musa ), maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugrahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. ( Ingatlah ) ketika kaumnya berkata kepadanya : ‘Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membangga- kan diri ( Al-Qashash : 76 ).

Kalau rezeki berbanding lurus dengan tingkat taat dan taqwa, tentu orang yang paling kaya diseluruh dunia adalah para Rasul, sahabat, dan orang-orang yang saleh. Namun fakta sejarah tidak mengatakan itu. Sebaliknya, merekalah yang selalu berselimut sederhana. Bahkan Rasulullah saw pernah berpuasa setelah mendaptkan kabar dari istrinya kalau isi dapur memang benar-benar kosong.
Rezeki adalah salah satu diantara sekian mata pelajaran yang Allah ujikan dalam madrasah dunia ini. Banyak rezeki ujian, begitupun ketika sedikit. Jangan sampai kita tidak pernah lulus di dunia yang sementara ini. Banyaknya menjadi boros dan sombong, sedikitnya menjadi putus asa dan kufur. Faidza azamta fatawakal alallah…………./ t

SEKILAS INFO AT-TAMIMMAH.

Tepatnya pada tanggal 28 Juni 2009, TPA masjid At-Tammimah telah meluluskan siswa-siswanya. Ada sekitar 70 siswa dan siswi yang tergabung dalam TPA ini, dengan staf pengajar yang aktif sekitar 6 orang. Sudah barang tentu dengan siswa dan siswi yang lumayan banyak ini, tempat adalah salah satu kendala utama. Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana, TPA ini terus berusaha melahirkan generasi-generasi penerus pemegang panji-panji ilahi. Kedepannya tentu saja hal ini merupakan salah satu PR terbesar kita semua untuk menyajikan sarana dan prasarana tersebut, untuk melahirkan generasi penerus islam sepanjang jaman yang lebih baik. TPA yang statusnya berada di bawah naungan DKM dan berinduk pada Yayasan Kaffah ini hingga saat ini masih membutuhkan uluran tangan kita semua.
Sehubungan dengan masalah tempat, saat ini pun DKM At-Tammimah sedang fokus pada pembangunan fisik masjid. Setelah selesai pembangunan plafon pada tahap pertama, saat ini DKM At-Tammimah sedang membangun gudang untuk penyimpanan peralatan serta kitab-kitab yang sudah dimiliki. Gudang tersebut berada sisi selatan bagian barat.

Sebenarnya pembangunan ini sudah dimulai sejak lama, namun dikarenakan keterbatasan dana pembangunan ini dilakukan bertahap. Untuk pembangunan tersebut DKM mentargetkan dapat selesai sebelum ramadhan tiba. Hal ini berkaitan dengan penambahan kapasitas jamaah dimana space yang selama ini dipergunakan untuk peralatan dapat di gunakan untuk shalat berjamaah.
Dari estimasi yang ada, diperkirakan pembangunan tersebut akan memakan biaya Rp. 5.600.000. yang meliputi perbaikan dinding, lantai dan plafon atas.

Pembangunan fisik ini akan terus dilakukan sesuai dengan dana yang tersedia. Bantuan dan uluran tangan dari para donatur dan dermawan sangat di butuhkan. Dalam hal ini DKM memberikan kesempatan yang luas-luasnya kepada warga yang ingin menjadi donatur.

Sedangkan program-pogram yang sedang di godok DKM saat ini untuk menambah dan menunjang program yang sedang berjalan adalah sbb :

1. Ceramah umum setiap 2 bulan sekali, event ini dapat dihadiri oleh siapa saja. Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu bahkan para remaja sekalipun dapat mengikuti acara ini.
2. Perpustakaan Masjid. Tentu saja untuk menunjang pengetahuan para jamaahnya serta menumbuhkan minat membaca yang tinggi.
3. Mengisi kembali mading masjid, sebagai salah satu media informasi dan untuk menambah wawasan pengetahuan para jamaah. Rencananya akan di terbit 2 bulan sekali.


















Sabtu, 27 Juni 2009

Buletin At Tammimah Edisi 1 - Juni 2009



Wajah Masjid At Tammimah yang menanti uluran tangan kita



Salam dari redaksi :

Assalaamu 'alaikum wr. wb.

Puji syukur alhamdulilah atas segala rahmat dan hidayah dari Allah swt, shalawat & salam semoga tercurah kepada nabi besar Muhamad SAW. Dengan izin Allah SWT, buletin At-Tammimah edisi perdana ini akhirnya dapat terbit juga, meski masih banyak kekurangan disana sini. Buletin yang pada dasarnya sebagai media komunikasi antara jamah dan pengurus akan sangat senang mendapat masukan dan saran dari jamaah.
Semoga buletin ini menjadi media komunikasi & informasi antara jamaah dan DKM yang efektif.......amin. ( Team redaksi : Andi Faisal, Tatas WS & Iing Abdul Rohim)


Wassalaamu 'alaikum wr. wb.





MASJID : BINAAN WA DIFA’AN

“Barang siapa yang membangun masjid karena mengharap keridhaan Allah, maka (kelak ) Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga " (Bukhari & Muslim )






Bila kita cermati kehidupan masyarakat muslim hari ini, dalam hubungannya dengan masjid sebagai pusat pembinaan ummat, maka akan akan kita dapati suatu fonomena ironis dan paradoks; masjid berdiri di berbagai tempat, namun kondisi mental spiritual dan sikap keagamaan masyarakat tidak ada perubahan, namun sebaliknya tatanan kehidupan bermasyarakat dan beragama semakin buruk. Hal ini mengindikasikan adanya ketimpangan antara masjid dan fungsi masjid itu sendiri. Saat inilah umat islam tengah terjebak dalam formalisme beragama ( mengutamakan symbol/fisik ), yang jika dibiarkan lambat laun nilai dan ajaran islam akan terasa asing bagi pemeluknya, atau bahkan hilang sama sekali.
Karena itulah reaktualisasi fungsi dan peran masjid merupakan sebuah kemestian, karena masjid adalah salah satu pilar kepemimpinan umat, lembaga pembinaan pribadi dan masyarakat, sehingga dengan masjid, umat dapat mensinergikan dirinya terhadap nilai-nilai Islam dan memiliki kepribadian yang istiqamah.

Masjid : Pusat Pembinaan

Membaca isyarat Rasulullah SAW, yang memprioritaskan masjid sebagai asas pembangunan masyarakat baru, menunjukkan masjid di mata ummat islam berkedudukan sebagai pusat pengarahan mental-spiritual dan fisik material, sekaligus merupakan tempat beribadah dan belajar. Bahkan moral, akhlaq dan tradisi islam yang merupakan intisari agama diajarkan di dalam masjid. Maka pantaslah jika Rasulullah memotivasi umatnya lewat sabdaNya : " Barang siapa yang membangun masjid karena mengharap keridhoan Allah, maka kelak Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga” ( Bukhari Muslim ).



Tapi persoalannya, cukupkah menebus surgaNya Allah hanya dengan pembangunan fisik semata tanpa ada upaya pembangunan mental spiritual orang-orang yang akan mengisi masjid itu? Sehingga yang terjadi, seperti apa yang kita lihat hari ini. Masjid-masjid berdiri megah, tapi umat semakin jauh darinya. "Izzah dan muruah" yang seharusnya menjadi karakteristik umat ini telah luntur.

Adalah tanggung jawab kita semua sebagai mukmin untuk senantiasa memakmurkan masjid Allah, yang tidak hanya sekedar kuasa membangun saja, tapi juga kuasa untuk menjadikannya sebagai tempat strategis untuk pembinaan kader-kader muslim yang bangga dengan Islam dan menjalankan aturan-aturan Islam itu secara kaffah.
Tanggung jawab 'ta’mirul masjid', selain merupakan kewajiban bagi setiap muslim, juga merupakan indikasi kebenaran nilai keimanan yang dimilikinya :

"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk" ( QS 9 : 12 ).

Salah satu upaya memakmurkan masjid adalah melalui program-program pembinaan. Banyaknya metoda pembinaan yang ada sekarang ini membuat fungsi dan peran masjid bisa berjalan dengan efektif, tidak terpaku pada satu metoda saja, tapi bisa menggunakan metoda yang lainnya, antara lain : majlis ta’lim, daurah, seminar, bedah buku, diskusi/dialog, kegiatan sosial dan bahkan pembinaan fisik melalui kegiatan latihan bela diri serta yang lainnya.
Disamping itu, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi membuat fungsi masjid semakin bertambah, yakni menjadi media informasi keummatan dengan berbagai media informasi yang tersedia baik cetak ataupun elektronik. Ataupun dengan tersedianya fasilitas perpustakaan masjid yang akan memudahkan umat untuk mendapat ilmu pengetahun yang lebih dalam, sehingga pemahaman dan cakrawala berfikir umat bisa menjadi luas dan terbuka.
Pemahaman terhadap ajaran agama islam yang benar dan keluasan cakrawala berfikir masyarakat muslim, pada gilirannya akan menumbuhkan sikap kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap badai fitnah yang ditiupkan gerakan-gerakan destruktif yang akan merongrong kemurnian ajaran islam. Dengan demikian, masjid tidak hanya sekedar bangunan mati yang tak memberikan kontribusi apa-apa terhadap perjalanan umat ini, tapi ia adalah 'mercusuar Illahi' yang menjadi petunjuk jalan bagi siapa-siapa yang berinteraksi dengannya.



Dalam kontek inilah sesungguhnya masjid menampakan wajah dan fungsinya yang asli : 'Binaan wa difa’an' ( tempat pembinaan, pengkaderan dan pembelaan). Ia adalah madrasah Islam dimana anak-anak islam dibina dan dikader menjadi pengibar panji-panji Illahi dan membelanya dari setiap musuh-musuh Allah yang tak senang melihat kemuliaan AsmaNya menghiasi semesta ini.



Saatnya, kita bersama-sama memakmurkan masjid dengan aktifitas yang bernilai ibadah dan aktifitas keummatan, sehingga jangan sampai ada asumsi lagi bahwa masjid adalah tempat orang-orang yang mengasingkan diri dari dunia bahkan lebih ekstrim lagi masjid sering di asumsikan sebagai tempat pelarian orang yang frustasi menghadapi dunia.............


KABAR DARI AT-TAMMIMAH

Beberapa Informasi program masjid At-Tammimah yang saat ini berjalan antara lain :

1. Pengajian kitab kuning ba’da subuh tiap hari sabtu.
2.Belajar membaca Al-Qur’an bagi Bapak-Bapak setia malam minggu dan malam senin
3. Masjlis Ta’lim ibu-Ibu setiap hari sabtu sore mulai pukul 16.00

Renovasi Fisik Bangunan

Baru-baru ini At-Tammimah sedang melakukan beberapa perbaikan yang menyangkut fisik. Hal ini dikarenakan beberapa bagian sudah mulai lapuk dimakan usia, sehingga saat hujan tiba, bocor dimana-mana, terutama bagian plafon depan dan bagian kanan dimana bagian ini juga di manfaatkan oleh kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an ( TPA ).




Demikian juga bagian dalam dari masjid, tidak luput dari sasaran perbaikan. Pada bagian depan ( samping kiri dan kanan mimbar ) temboknya sudah mulai menghitam akibat rembesnya air hujan. Jika hujan turun mestilah bagian ini menjadi sasaran utama dari tiupan angin kencang saat hujan. Sehingga airnya merembes dari tembok, wal hasil lantai di bagian depan basah kena air rembesan. Dan termasuk bagian atap yang selama ini hanya ditambal sulam saja.


Berapa biaya perbaikan untuk semua itu ?

Kisaran biaya yang dibutuhkan sekitar Rp. 6.098.400 dengan rincian perbaikan atap Rp. 656.000. perbaikan flafon bagian depan dan kanan Rp. 2.910.000, perbaikan tembok depan dengan ditutup partisi Rp. 778.000. Ongkos tukang Rp 1.200.000. Dengan biaya lain-lain Total menjadi Rp. 6.098.400.
Sementara dana yang tersedia dari kas masjid hanya mencapai Rp. 2.000.000. sehingga kurang Rp. 4.098400. ( wah besar juga yah )



Untuk itu kami mengetuk pintu para jama’ah At-Tammimah khususnya, dan kaum muslimin pada umumnya, untuk dapat membantu perbaikan sarana ibadah kita.



Bagi jama’ah yang ingin berpartisipasi dalam perbaikan masjid ini cukup menghubungi :
1. Bp. Yuki Eko Prasetyo (08161861661)
2. Bp. Tatas Wihara Sukma ( 08164821096)
3. Bp. Agus Yusuf ( 085885781279 )
Insya Allah akan kami jemput.


Tatas WS/Andi F/Iing AR

======ooo====